PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KognitifNeuropsikologi

aktivasi tonik

tonic activation

Ringkasan Singkat

Bentuk gairah atau kesiagaan yang dimediasi oleh formasi retikuler dan memiliki efek yang menetap atau persisten.

Aktivasi tonik adalah bentuk gairah (arousal) tingkat dasar yang dihasilkan oleh sistem saraf pusat, khususnya melalui peran reticular formation di batang otak. Berbeda dengan aktivasi fasik yang bersifat singkat dan merupakan respons terhadap stimulus spesifik, aktivasi tonik bersifat persisten dan stabil dalam jangka waktu yang lama. Hal ini menentukan tingkat kewaspadaan umum individu sepanjang hari, yang memungkinkan seseorang untuk tetap sadar dan siap merespons lingkungan sekitar.

Secara psikologis, tingkat aktivasi tonik sangat berpengaruh pada performa kognitif dan pengaturan suasana hati. Jika tingkat aktivasi ini terlalu rendah, individu mungkin mengalami kelesuan atau kesulitan berkonsentrasi, sedangkan jika terlalu tinggi secara kronis, hal ini dapat berhubungan dengan kondisi kecemasan atau hipervigilansi. Oleh karena itu, keseimbangan aktivasi tonik sangat penting untuk fungsi psikologis yang optimal.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Pribram, K. H., & McGuinness, D. (1975). Arousal, activation, and effort in the control of attention. Psychological Review.
  • APA Dictionary of Psychology
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback